Jumat, 11 Oktober 2013

Tips Perawatan Rambut Berkerudung

Rambut yang sering tertutup dengan topi, kerudung, maupun jilbab tentunya membutuhkan perawatan istimewa. Keramas rutin setiap hari saja tidak cukup untuk mempertahankan kesehatan dan kilau rambut. Silakan simak beberapa tip berikut.

Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh wanita berjilbab adalah tidak memberikan waktu bagi rambut untuk bernafas. Begitu sampai di rumah, segera lepas jilbab atau kerudung Anda. Lanjutkan dengan melepaskan ikatannya dan menyisir rambut. 

Namun, jangan asal menyisir. Pilih sisir sikat, lalu sisirlah rambut dimulai dari akar. Pijatan lembut dari sikat akan memperlancar peredaran darah di kulit kepala. Selain mencegah rambut kusut, cara ini juga menjaga kesehatan akar rambut dan mencegah kerontokan. 

Cukup disisir dengan 8-10 tarikan. Bila terlalu banyak, akan merangsang kelenjar minyak di kulit kepala untuk memproduksi lebih banyak sebum, yang justru dapat membuat rambut semakin lepek dan kulit kepala menjadi lembap.

Hindari kain polyester, nilon dan sejenisnya
Utamakan kesehatan kulit kepala dan rambut dengan memilih kain ciput dan jilbab yang berkualitas. Kain polyester, nilon dan sejenisnya biasanya lekas panas bila tertimpa sinar matahari, sehingga suhu di kulit kepala pun naik. Bila dikenakan terlalu sering dan rutin, ini akan berisiko membuat rambut stres sehingga mengakibatkan kusam dan rontok. 

Pilihlah bahan jilbab yang nyaman seperti katun. Selain itu, hindari juga model ciput yang terlalu ketat atau memiliki karet yang kuat. Selalu prioritaskan kenyamanan, ketimbang model atau warna yang trendi.

Beda jenis rambut beda perawatan
Rambut normal atau berminyak, shampo dan kondisioner saja mungkin sudah cukup. Namun, khusus untuk rambut yang kering, dan bila ujung rambut Anda bercabang, itu pertanda rambut Anda membutuhkan ekstra pelembap. 

Coba beralih ke jenis kondisioner yang tanpa dibilas (leave in conditioner). Aplikasikan setelah Anda keramas, pada rambut yang setengah kering dan masih lembap. Angin-anginkan sebentar hingga rambut benar-benar kering. Pastikan rambut selalu dalam keadaan bersih dan kering sebelum menggunakan topi atau jilbab. Rambut yang lembap dan tertutup adalah "sarang" yang nyaman bagi jamur dan bakteri penyebab ketombe.

Rawat lebih intens bila rambut dicat atau dikeriting
Bagi Anda yang melakukan perawatan kimiawi seperti dicat, diluruskan, dikeriting, maka shampo dan kondisioner saja tidak cukup untuk merawat rambut. Lakukan sendiri di rumah atau di salon. Pilih produk yang di dalamnya mengandung banyak nutrisi untuk membantu mengikat protein dalam helai rambut, agar akar menjadi kuat dan batangnya pun sehat.

Konsumsi makanan rendah lemak
Setelah melakukan perawatan dari luar, sebaiknya Anda juga melakukan perawatan dari dalam. Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan yang rendah lemak namun kaya akan protein, vitamin B-6, B-12, dan C, serta zat besi dapat menutrisi rambut secara alami. Misalnya: kacang-kacangan, ikan salmon, bayam, pisang, semua ini dapat membantu memperkaya nutrisi rambut dari dalam.

Cerita Hikmah: Seekor Gajah dan Katak

Diceritakan di sebuah hutan ada seekor kuda bertemu seekor gajah, sang kuda langsung menyapa.

Kuda: “Halo badak, selamat pagi.”

Gajah: “Lho, saya bukan badak, saya gajah!”

Kuda: “Lapi banyak binatang di hutan ini menganggap kamu badak”

Gajah: “Saya gajah, bukan badak. Dari dulu gajah sampai sekarang”


Kemudian ada seekor kelinci lewat, juga menyapa sang gajah


Kelinci: “Halo badak, sedang apa kamu?”

Gajah: “Hey … saya bukan badak, saya gajah!


Kuda: “Sudahlah tidak usah membela diri, banyak binatang mengatakan kamu itu badak.”


Gajah: “Bukan membela diri, karena saya memang gajah … ”

Kuda: “Ah…. akui saja kalau kamu badak … tidak usah membabi buta membela diri.”


Gajah: “Terserah semua binatang menganggap saya badak, sebenarnya saya ada gajah dan tetap seekor gajah sampai kapan pun. Bagaimana saya mengakui saya seekor badak, padahal bukan badak. Kadang aneh tuntutan para binatang itu.”
Hikmah


Kadang, dalam kehidupan sehari-hari ada kata-kata yang melemahkan kita. Kita dianggap tidak mampu. Namun yakinlah bahwa itu bukan sejatinya. Itu baru anggapan orang. Sejatinya Anda adalah mahluq mulia yang dianugrahi potensi luar biasa dahsyat. Jangan pedulikan dengan perkataan orang yang menganggap Anda tidak mampu.
Ah Kamu Tidak Bisa Berubah!


Dua kata: “Lawan dan buktikan!”


Lawan saat seseorang mengatakan Anda tidak bisa berubah. Selama masih ada umur, artinya masih ada kesempatan untuk menjadi lebih baik. Ingat, itu hanya anggapan orang untuk melemahkan Anda. Semua orang bisa berubah, jika dia mau berubah. Jika tidak bisa, kuncinya tetap kemauan. Meski pun Anda tidak bisa berubah, jika ada kemauan Anda akan belajar untuk berubah.


Buktikan kalau Anda bisa berubah. Jadikan sebagai cambuk positif untuk berubah ke arah yang lebih baik. Tidak ada kata terlambat selama hayat di kandung badan. Mulailah berubah saat ini juga.


Perubahan itu instant seperti Anda membelokan stir mobil Anda. Namun perlu proses dan tahapan untuk mencapai tujuan baru Anda. Silahkan baca: Berubah Itu Langkah Demi Langkah


Dari mana mulai berubah? Silahkan baca: Cara Berubah Itu Mulai Dari Diri Sendiri
Kamu Tidak Akan Bisa!


Kuncinya adalah itu adalah anggapan orang lain. Apakah Anda bisa atau tidak bisa? Andalah yang menentukan. Jika ANDA berpikir tidak bisa, maka Anda tidak akan pernah bisa. Jika ANDA berpikir bisa, insya Allah Anda akan bisa. Jadi, kuncinya bukan pada apa yang dikatakan oleh orang lain, namun ANDA lah kuncinya.


Anggapan tidak selamanya benar, bahkan sangat besar kemungkinan salah. Lagi pula itu adalah anggapan orang lain. Sebab keyakinan Anda sendirilah yang menentukan, tidak peduli bagaimana anggapan dari orang lain. Jangan biarkan, anggapan orang lain menghancurkan diri Anda.

SAKARATUL MAUT.

Tazkirah :
Bismillahirrahmanirrahim.
Sakitnya sakaratul maut itu, kira-kira tiga ratus kali sakitnya dipukul pedang”. (H.R. Ibnu Abu Dunya).
Cara Malaikat Izrail mencabut nyawa tergantung dari amal perbuatan orang yang bersangkutan, bila orang yang akan meninggal dunia itu durhaka kepada Allah, maka Malaikat Izrail mencabut nyawa secara kasar. Sebaliknya, bila terhadap orang yang soleh, cara mencabutnya dengan lemah lembut dan dengan hati-hati. Namun demikian peristiwa terpisahnya nyawa dengan raga tetap teramat menyakitkan.

“Kalau sekiranya kamu dapat melihat malaikat-malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka serta berkata, “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar.” (niscaya kamu akan merasa sangat ngeri) (QS. Al-Anfal {8} : 50).

“Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya (sambil berkata), “Keluarkanlah nyawamu !”

Pada hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan kerena kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya”. (Qs. Al- An’am : 93).

“Sakitnya sakaratul maut itu, kira-kira tiga ratus kali sakitnya dipukul pedang”. (H.R. Ibnu Abu Dunya). Cara Malaikat Izrail mencabut nyawa tergantung dari amal perbuatan orang yang bersangkutan, bila orang yang akan meninggal dunia itu durhaka kepada Allah, maka Malaikat Izrail mencabut nyawa secara kasar. Sebaliknya, bila terhadap orang yang soleh, cara mencabutnya dengan lemah lembut dan dengan hati-hati. Namun demikian peristiwa terpisahnya nyawa dengan raga tetap teramat menyakitkan.

Di dalam kisah Nabi Idris a.s, beliau adalah seorang ahli ibadah, kuat mengerjakan sholat sampai puluhan raka’at dalam sehari semalam dan selalu berzikir di dalam kesibukannya sehari-hari. Catatan amal Nabi Idris a.s yang sedemikian banyak, setiap malam naik ke langit. Hal itulah yang sangat menarik perhatian Malaikat Maut, Izrail. Maka bermohonlah ia kepada Allah Swt agar di perkenankan mengunjungi Nabi Idris a.s. di dunia. Allah Swt, mengabulkan permohonan Malaikat Izrail, maka turunlah ia ke dunia dengan menjelma sebagai seorang lelaki tampan, dan bertamu kerumah Nabi Idris.

“Assalamu’alaikum, yaa Nabi Alloh”. Salam Malaikat Izrail,

“Wa’alaikum salam wa rahmatulloh”. Jawab Nabi Idris a.s.

Beliau sama sekali tidak mengetahui, bahwa lelaki yang bertamu ke rumahnya itu adalah Malaikat Izrail. Seperti tamu yang lain, Nabi Idris a.s. melayani Malaikat Izrail, dan ketika tiba saat berbuka puasa, Nabi Idris a.s. mengajaknya makan bersama, namun di tolak oleh Malaikat Izrail. Selesai berbuka puasa, seperti biasanya, Nabi Idris a.s mengkhususkan waktunya “menghadap”. Alloh sampai keesokan harinya. Semua itu tidak lepas dari perhatian Malaikat Izrail. Juga ketika Nabi Idris terus-menerus berzikir dalam melakukan kesibukan sehari-harinya, dan hanya berbicara yang baik-baik saja. Pada suatu hari yang cerah, Nabi Idris a.s mengajak jalan-jalan “tamunya” itu ke sebuah perkebunan di mana pohon-pohonnya sedang berbuah, ranum dan menggiurkan. “Izinkanlah saya memetik buah-buahan ini untuk kita”. pinta Malaikat Izrail (menguji Nabi Idris a.s).

“Subhanalloh, (Maha Suci Alloh)” kata Nabi Idris a.s.

“Kenapa ?” Malaikat Izrail pura-pura terkejut.

“Buah-buahan ini bukan milik kita”. Ungkap Nabi Idris a.s. Kemudian Beliau berkata: “Semalam anda menolak makanan yang halal, kini anda menginginkan makanan yang haram”.

Malaikat Izrail tidak menjawab. Nabi Idris a.s perhatikan wajah tamunya yang tidak merasa bersalah. Diam-diam beliau penasaran tentang tamu yang belum dikenalnya itu. Siapakah gerangan ? pikir Nabi Idris a.s.

“Siapakah engkau sebenarnya ?” tanya Nabi Idris a.s.

Aku Malaikat Izrail”. Jawab Malaikat Izrail.

Nabi Idris a.s terkejut, hampir tak percaya, seketika tubuhnya bergetar tak berdaya.

“Apakah kedatanganmu untuk mencabut nyawaku ?” selidik Nabi Idris a.s serius.

“Tidak” Senyum Malaikat Izrail penuh hormat. “Atas izin Allah, aku sekedar berziarah kepadamu”. Jawab Malaikat Izrail.

“Aku punya keinginan kepadamu”. Tutur Nabi Idris a.s

“Apa itu ? katakanlah !”. Jawab Malaikat Izrail.

“Kumohon engkau bersedia mencabut nyawaku sekarang. Lalu mintalah kepada Allah SWT untuk menghidupkanku kembali, agar bertambah rasa takutku kepada-Nya dan meningkatkan amal ibadahku”. Pinta Nabi Idris a.s. Tanpa seizin Allah, aku tak dapat melakukannya”, tolak Malaikat Izrail.

Pada saat itu pula Allah SWT memerintahkan Malaikat Izrail agar mengabulkan permintaan Nabi Idris a.s. Dengan izin Allah, Malaikat Izrail segera mencabut nyawa Nabi Idris a.s. sesudah itu beliau wafat.

Malaikat Izrail menangis, memohonlah ia kepada Allah SWT agar menghidupkan Nabi Idris a.s. kembali.

Allah mengabulkan permohonannya. Setelah dikabulkan Allah Nabi Idris a.s. hidup kembali. “Bagaimanakah rasa mati itu, sahabatku ?” Tanya Malaikat Izrail.

“Seribu kali lebih sakit dari binatang hidup dikuliti”. Jawab Nabi Idris a.s.

“Caraku yang lemah lembut itu, baru kulakukan terhadapmu”. Kata Malaikat Izrail.

MasyaAllah, lemah-lembutnya Malaikat Maut (Izrail) itu terhadap Nabi Idris a.s. Bagaimanakah jika sakaratul maut itu, datang kepada kita ?

Bersediakah kita untuk menghadapinya ?

Kamis, 26 September 2013

".". JANGAN BIASAKAN TIDUR TENGKURAP ."."

Ini alasannya : Dari Thakhfan Al-Ghifari r.a, salah seorang diantara ash-habush shuffa (para sahabat yang tinggal di Masjid Nabawi)

Berkata : "Aku tidur di Masjid pada akhir malam, kemudian ada orng yang mendatangiku, sedangkan tidur dengan posisi "tengkurap" dan berkata : "Bangunlah dari tengkurapmu.
Karena tidur yang demikian adalah tidurnya orang2 yg di murkai Allah."

Kemudian aku angkat kepalaku, maka ketika ku lihat Ia adalah Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, maka aku pun kemudian bangkit." (HR. Al-Bukhari, dalam Al-Adab Al-Mufrad no. 1187, Ibnu Majah no 3723,Ahmad no 7981, At-Tirmidzi, No 2768 dari hadits Abu Hurairah r.a)

Dalam Riwayat Ibnu Majah dengan lafazh : " Ada apa denganmu sehingga tidur dengan posisi seperti ini (tengkurap), tidur seperti ini adalah tidurnya orang yg di benci atau dimurkai ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala."..

Hadits ini di jelaskan merupakan larangan untuk tidur dengan tengkurap. Dan ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala sangat membenci-Nya, dan setiap perbuatan yg ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala membenci-Nya maka hendaklah sesuatu itu di tinggalkan.

Adapun sebab dibenci-Nya. tidur tengkurap ini diterangkan dalam hadits dari Abu Dzar Radiyallahu 'Anhu Ia Berkata : " Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam lewat di sisiku sementara aku sedang tidur tengkurap, Beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan Bersabda : " Wahai Junaidab, sesungguhnya hanyalah tidur seperti ini adalah tidurnya penghuni neraka."
(HR. Ibnu Majah no 3724)

Astaghfirullahal'Adziim..
Ya Allah..ampunilah dosa2 kami jika selama ini kadang kami tidur dengan posisi tengkurap.
Semoga apa yg ALLAH SWT benci kita bisa menghindari-Nya..
Aamiin..

Selasa, 17 September 2013

Makna Al-Fatihah

Saat membaca surah Al-Fatihah pada waktu shalat, banyak sekali orang yang cara membacanya tergesa-gesa tanpa spasi.

Ini sering terjadi dalam shalat berjamaah. Seakan mereka ingin menyelesaikan shalatnya dgn cepat, padahal di saat kita selesai membaca satu ayat dari surah Al- Fatihah, Allah menjawab setiap ucapan kita.

Karena itu, sebaiknya kita harus berhenti setiap selesai membaca satu ayat…

Dalam sebuah Hadits Qudsi Allah SWT berfirman :

”Aku membagi shalat menjadi dua bagian, untuk Aku dan untuk hambaKu”.

”Tiga ayat di atas “Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin” adalah hak Allah & tiga ayat ke bawahnya adalah urusan hambaNya”.

Ketika diucapkan,
”Alhamdu lillaahi Rabbil ‘aalamiin”,
Allah menjawab,
”HambaKu telah memujiKu…”.

Ketika diucapkan,
”Ar-Rahmaanir-Rahiim”,
Allah menjawab:
”HambaKu telah mengagungkanKu…”.

Ketika diucapkan,
”Maliki yaumiddiin”,
Allah menjawab,
”HambaKu memujaKu…”.

Ketika diucapkan,
”Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin”,
Allah menjawab
”Inilah perjanjian antara Aku dan hambaKu…”.

Ketika diucapkan,
”Ihdina ash-shiraatha al-mustaqiim, Shiraatha alladziina an’amta alaihim ghairi al-maghdluubi ‘alaihim wa laa adl-dloolliin”,
Allah menjawab:
”Inilah perjanjian antara Aku dan hambaKu, akan Kupenuhi yang ia minta”
(HR.Muslim & Tirmidzi).

Berhentilah sejenak setelah membaca setiap satu ayat. Rasakanlah jawaban indah dari Allah, karena Allah sedang menjawab ucapan kita.

Selanjutnya ucapkanlah ”Aamiin” dg ucapan yg lembut, sebab malaikat pun sedang mengucapkan hal yg sama dg kita…

”Barangsiapa, yg ucapan ”Aamiin”-nya bersamaan dgn para malaikat, akan Allah berikan ampunan” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud).

Subhaana Allahu…
Maha suci Allah.

Mulailah membaca surat Al-Fatihah dengan pelan dan khusyuk, rasakanlah setiap jawaban dari Allah. in syaa Allah, kita akan menjadi lebih khusyuk dalam menjalankan shalat, Aamiin.

...Insya Allah JILBAB AKAN MENJADI PENYELAMAT ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim … Benar ..
Berjilbab belum tentu baik imannya ..
Akan tetapi wanita yang baik iman sudah pasti berjilbab bukan? ..

Benar ..
Menutup aurat bukan jaminan nggak pernah berbuat dosa ..
Akan tetapi menutup aurat sudah pasti mengurangi dosa ..
Minimal telah menggugurkan dosa kewajiban menutup aurat ..!

Benar ..
Berjilbab nggak jaminan selalu dekat dengan Allah ..
Akan tetapi yang pasti ia ingin mendekat kepada Allah ..

“MENDING NGGAK BERJILBAB KALAU KELAKUAN MASIH PENUH MAKSIAT!”

Nah ..
Ini kalimat yang menyesatkan ..
Serupa dengan ajakan setan ..
Yang baik diperlihatkan jelek ..
Yang jelek diperlihatkan baik ..

Berjilbab itu adalah untuk memperjelas jati diri muslimah ..
Melindungi kehormatan dan kemuliaan yang tak akan terganti
Kelak ..

Jibab menentukan pasangan hidupmu ..
Karena wanita yang taat sangat berhak punya pendamping yang taat pula ...

Itu janji Allah ..
Bukan hanya pemanis kata-kata tanpa makna ...

Jilbab itu adalah penjaga diri dari lelaki yang jahat ..
Dan jilbab adalah perhiasan terindah bagi lelaki yang taat ...

Kenapa mesti berjilbab? ..
Karena itu adalah perintah-Nya ...
Karena itu akan melindungi wanita dari pandangan lelaki yang suka maksiat ..

Sabtu, 14 September 2013

Do'a Hari Ini !!

YA ALLAH..

Bersihkan hati dan pikiranku dari ketakutan, kegalauan, keputusasaan, kebimbangan, kemunafikan dan penyakit hati lainnya..

Isilah hati dan pikiranku dengan kesabaran, kelapangan, ketentraman, kedamaian, kebahagiaan dan rasa optimis dalam menghadapi masa depan..

YA ALLAH..

Bimbinglah diriku agar menjadi lebih baik, bimbinglah agar keimananku,amalanku, ilmuku dan rezekiku selalu terus menerus meningkat dan hamba lebih dekat dengan-Mu,.

Aamiin Ya Rabbal'alamiin..