Sang Pencipta dan Pemberi rezeki Yang Maha Mulia, acapkali mendapat cacian dan cercaan dari orang-orang pandir yang tak berakal. Maka, apalagi saya, Anda dan kita sebagai manusia yang selalu terpeleset dan salah. Dalam hidup ini, terutama jika Anda seseorang yang selalu memberi, memperbaiki, mempengaruhi dan berusaha membangun, maka Anda akan selalu menjumpai kritikan-kritikan yang pedas dan pahit. Mungkin pula, sesekali Anda akan mendapat cemoohan dan hinaan dari orang lain.
Dan mereka, tidak akan pernah diam mengkritik Anda sebelum Anda masuk ke dalam liang bumi, menaiki tangga ke langit, dan berpisah dengan mereka. Adapun bila Anda masih berada di tengah-tengah mereka, maka akan selalu ada perbuatan mereka yang membuat Anda bersedih dan meneteskan air mata, atau membuat tempat tidur Anda selalu terasa gerah. Perlu diingat, orang yang duduk di atas tanah tak akan pernah jatuh, dan manusia tidak akan pernah menendang anjing yang sudah mati. Adapun mereka, marah dan kesal kepada Anda adalah karena mungkin Anda mengungguli mereka dalam hal kebaikan, keilmuan, tindak tanduk, atau harta. Jelasnya, Anda di mata mereka adalah orang berdosa yang tak terampuni sampai Anda melepaskan semua karunia dan nikmat Allah yang pada diri Anda, atau sampai Anda meninggalkan semua sifat terpuji dan nilai-nilai luhur yang selama ini Anda pegang teguh. Dan menjadi orang yang bodoh, pandir dan tolol adalah yang mereka inginkan dari diri Anda. Oleh sebab itu, waspadalah terhadap apa yang mereka katakan. Kuatkan jiwa untuk mendengar kritikan, cemoohan dan hinaan mereka.
Bersikaplah laksana batu cadas; tetap kokoh berdiri meski diterpa butiran butiran salju yang menderanya setiap saat, dan ia justru semakin kokoh karenanya. Artinya, jika Anda merasa terusik dan terpengaruh oleh kritikan atau cemoohan mereka, berarti Anda telah meluluskan keinginan mereka untuk mengotori dan mencemarkan kehidupan Anda. Padahal, yang terbaik adalah menjawab atau merespon kritikan mereka dengan menunjukkan akhlak yang baik. Acuhkan saja mereka, dan jangan pernah merasa tertekan oleh setiap upadaya mereka untuk menjatuhkan Anda. Sebab, kritikan mereka yang menyakitkan itu pada hakekatnya merupakan ungkapan penghormatan untuk Anda. Yakni, semakin tinggi derajat dan posisi yang Anda duduki, maka akan semakin pedas pula kritikan itu.
Betapapun, Anda akan kesulitan membungkam mulut mereka dan menahan gerakan lidah mereka. Yang Anda mampu adalah hanya mengubur dalam-dalam setiap kritikan mereka, mengabaikan solah polah mereka pada Anda, dan cukup mengomentari setiap perkataan mereka sebagaimana yang
diperintahkan Allah,
{Katakanlah (kepada mereka): "Matilah kamu karena kemarahanmu itu."}
(QS. Ali 'Imran: 119)
Bahkan, Anda juga dapat 'menyumpal' mulut mereka dengan potongan-potongan daging' agar diam seribu bahasa dengan cara memperbanyak keutamaan, memperbaiki akhlak, dan meluruskan setiap kesalahan Anda. Dan bila Anda ingin diterima oleh semua pihak, dicintai semua orang, dan terhindar dari cela, berarti Anda telah menginginkan sesuatu yang mustahii terjadi dan mengangankan sesuatu yang terlalu jauh untuk diwujudkan.
Tampilkan postingan dengan label Kata Bijak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kata Bijak. Tampilkan semua postingan
Selasa, 30 Juli 2013
Jumat, 19 April 2013
Sukses Dimulai dari Pikiran
Muhammad Ali mengatakan bahwa sang juara dihasilkan dari keinginan, impian, dan visi. Sementara, Dennis Waitley, mengatakan bahwa pemenang selalu mengatakan ‘saya akan’ dan ‘saya bisa’. Ini adalah pekerjaan pikiran. Memang tidak nyata tetapi akan membawa dampak yang luar biasa bagi kehidupan Anda jika pikiran Anda sudah terkondisikan seperti yang dijelaskan di atas.
Keinginan datang dari pikiran. Sementara semua orang memiliki pikiran, jadi semua orang bisa memiliki keinginan. Bahkan, memang semua orang punya keinginan, siapa yang tidak? Lalu mengapa tidak semua orang menjadi orang sukses? Tentu saja keinginan yang membawa kepada kesuksesan berbeda dengan keinginan biasa. Keinginan yang membawa kepada sukses adalah keinginan yang sangat jelas dan keinginan yang memberikan dorongan yang besar untuk mencapainya. Bukan sekedar keinginan yang bila tercapai tidak membawa dampak, begitu juga jika tidak. Bukan juga keinginan yang samar, seperti “saya ingin bahagia” dan “saya ingin kaya”.
Apa bedanya keinginan dan impian? Impian adalah bagian dari keinginan. Impian memiliki makna lebih khusus, impian digunakan untuk keinginan yang besar, keinginan yang menurut kebanyak orang sulit atau tidak mungkin dicapai. Sudahkah Anda punya impian? Sementara visi adalah gambaran dari impian tersebut dimana impian tersebut seakan-akan sudah Anda capai. Visi adalah gambaran Anda masa depan, saat semua keinginan Anda tercapai.
Al Quran, dengan indah membangun visi manusia. Visi saat berada di surga. Gambaran indah surga seakan-akan sudah terjadi pada diri kita. Gambar surga yang indah begitu sering diulang-ulang dalam Al Quran dan juga kita dianjurkan untuk membaca Al Quran sesering mungkin. Hikmah yang bisa kita ambil adalah agar visi kita diakhirat tersebut melekat dalam kepala kita sehingga memiliki dorongan kuat untuk mencapainya.
Berikut adalah salah satu contoh bagaimana gambaran surga diberitahukan kepada manusia.
Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan : “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya. (QS Al Baqarah[2]:25)
Masih banyak lagi gambaran indah tentang surga baik dalam ayat Al Quran maupun hadits.
Pikiran positif, yang salah satunya memiliki visi hidup yang jelas baik dunia maupun akhirat insya Allah akan membawa kita kepada keberhasilan. Pikiran positif lainnya ialah selalu berkata ‘saya bisa’ dan ‘saya akan’. Meskipun secara islami akan lebih baik jika di tambah dengan kata insya Allah. Kata-kata ‘saya akan’ dan ‘saya bisa’ adalah refleksi dari pikiran positif yang tidak menyerah pada keadaan, apapun keadaan yang dilaluinya.
***
Sumber : motivasi- islami.com
Rabu, 10 April 2013
Acuhkan Mereka
Apabila engkau berbuat baik,
orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik
perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi, tetaplah berbuat baik. Terkadang orang
berpikir secara
tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.
tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.
Apabila engkau sukses, engkau
mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi
teruskanlah kesuksesanmu itu.
Apabila engkau jujur dan terbuka,
orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.
Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang
dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.
Apabila engkau menemukan kedamaian
dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu.
Tetapi, tetaplah berbahagia. Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok
dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.
Berikan yang terbaik dari apa yang
kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah
yang terbaik. Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Allah.
Tidak akan pernah ada antaraengkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang
orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa
mata Allah tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan
hatimu.
Universitas Kehidupan
Selamat datang di universitas kehidupan….
Universitas Kehidupan Dimana Tuhan sebagai Rektornya dan ciptaan-Nya menjadi dosennya. Silabus perkuliahan berikut diktatnya dapat dibaca dalam Kitab Suci yang kita yakini. Bahkan teori-teori yang dahsyat dan rumus-rumus canggih dalam hidup ada dalam Kitab Suci itu.
Materi perkuliahaannya sangat banyak.Mulai dari tujuan hidup, menjalani hidup, hingga kematian. Ada juga kelas cinta, kelas kesabaran, kelas perjuangan, dll. Dimana semua mahasiswa pasti mempelajarinya. Lokasinya bisa dimana saja dan kapan saja bisa mengakses mata kuliah dan mempelajarinya.
Terkadang, Sang Dosen memberikan ujian dadakan. Tapi bukan berarti tanpa pemberitahuan sebelumnya. Tingkat kesulitan ujian untuk setiap mahasiswa tidaklah sama. Tapi kesulitannya tidak pernah melebihi kesanggupan sang mahasiswa.
Ada yang lulus dengan nilai yang baik. Ada pula yang lulus dengan nilai pas-pasan. Tapi ada juga yang tidak lulus, bahkan memilih mengundurkan diri dari universitas ini. Setiap orang berkesempatan belajar di universitas ini. Hanya waktu belajar yang dimiliki tergantung pada umur masing-masing mahasiswa. Alumni universitas ini bergelar ‘almarhum’ atau ‘almarhumah’. Tapi tidak semua alumni lulus dengan nilai baik. Transkrip nilai akan diberikan set elah para alumni ‘diwisuda’. Nilai-nilai itu menentukan kemana para alumni akan berada di UNIVERSITAS ABADI.
SELAMAT MENJALANI PERKULIAHAN DI UNIVERSITAS KEHIDUPAN!!!
Ada banyak hal dalam hidup ini tidak di dapatkan di bangku sekolah maupun di bangku kuliah. Di sini kita akan belajar bersama-sama tentang banyak hal yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Pengalaman hidup tidak dapat ditukar dengan uang. Setiap pribadi memiliki keunikan tersendiri dan cerita hidup yang berbeda. Jadilah inspirasi bagi orang lain dengan pengalamn hidup yang kita miliki.
Universitas kehidupan ada untuk menemukan dan menyampaikan kebenaran tentang hidup. Hidup itu seperti musik, yang harus di komposisi oleh telinga, perasaan dan instink, bukan oleh peraturan yang tidak jelas ujung pangkalnya. Yang terpenting dalam Olimpiade bukanlah kemenangan,tetapi keikutsertaan …Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan
namun bagaimana bertanding dengan baik.
Di UNIVERSITAS KEHIDUPAN kita akan belajar bahwa kebesaran seseorang tidak terlihat ketika ia berdiri dan memberi perintah, tetapi ketika ia berdiri sama tinggi dengan orang lain dan membantu orang lain untuk mengeluarkan yang terbaik dari diri mereka guna mencapai sukses.
Jadilah bagian dari UNIVERSITAS KEHIDUPAN karena akan membuat hidup anda menjadi inspirasi bagi orang lain. ^^
Pidato salah seorang mahasiswa UNIVERSITAS KEHIDUPAN FAKULTAS PERSOALAN JURUSAN PENDERITAAN
“Universitas kehidupan adalah tempat kuliahku
Manajemen kesulitan adalah jurusanku
Penderitaan adalah salah satu mata pelajaran kesukaanku
Tetesan keringat dan air mata adalah teman terbaik di ruang kelasku
Kemiskinan selalu menjadi topik hangat di kampusku
Kemandirian merupakan tugas yang paling utama di berikan padaku
Meringankan beban orang lain juga termasuk dalam tanggung jawabku
Kerja keras,cerdas serta memiliki kasih adalah suatu kewajiban yang harus di jalankan olehku
kampung persoalan hidup menjadi tempat KKN ku
keberanian untuk berbuat adalah sistem pengajaranku
keterbatasan bukan suatu hambatan yang berarti bagiku
begitupun kegagalan bukanlah aral melintang yang menghalangi cita-citaku
Bahagia dunia dan akhirat merupakan judul skripsiku
Doa dan perjuangan adalah dosen pembimbingku
Orang-orang sukses menjadi perpustakan lengkap bagiku
tak ketinggalan keluarga dan teman-teman selalu menyemangati untuk segera meraih gelar kesarjanaanku
Aku bersujud syukur padamu Ya Tuhan….
karena Engkau telah mengizinkan aku memasuki universitas terbaikmu dan sebuah harapan semoga aku bisa lulus dari universitas terbaik-Mu ini.”
Salam Motivasi dari Universitas Kehidupan
Universitas Kehidupan Dimana Tuhan sebagai Rektornya dan ciptaan-Nya menjadi dosennya. Silabus perkuliahan berikut diktatnya dapat dibaca dalam Kitab Suci yang kita yakini. Bahkan teori-teori yang dahsyat dan rumus-rumus canggih dalam hidup ada dalam Kitab Suci itu.
Materi perkuliahaannya sangat banyak.Mulai dari tujuan hidup, menjalani hidup, hingga kematian. Ada juga kelas cinta, kelas kesabaran, kelas perjuangan, dll. Dimana semua mahasiswa pasti mempelajarinya. Lokasinya bisa dimana saja dan kapan saja bisa mengakses mata kuliah dan mempelajarinya.
Terkadang, Sang Dosen memberikan ujian dadakan. Tapi bukan berarti tanpa pemberitahuan sebelumnya. Tingkat kesulitan ujian untuk setiap mahasiswa tidaklah sama. Tapi kesulitannya tidak pernah melebihi kesanggupan sang mahasiswa.
Ada yang lulus dengan nilai yang baik. Ada pula yang lulus dengan nilai pas-pasan. Tapi ada juga yang tidak lulus, bahkan memilih mengundurkan diri dari universitas ini. Setiap orang berkesempatan belajar di universitas ini. Hanya waktu belajar yang dimiliki tergantung pada umur masing-masing mahasiswa. Alumni universitas ini bergelar ‘almarhum’ atau ‘almarhumah’. Tapi tidak semua alumni lulus dengan nilai baik. Transkrip nilai akan diberikan set elah para alumni ‘diwisuda’. Nilai-nilai itu menentukan kemana para alumni akan berada di UNIVERSITAS ABADI.
SELAMAT MENJALANI PERKULIAHAN DI UNIVERSITAS KEHIDUPAN!!!
Ada banyak hal dalam hidup ini tidak di dapatkan di bangku sekolah maupun di bangku kuliah. Di sini kita akan belajar bersama-sama tentang banyak hal yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Pengalaman hidup tidak dapat ditukar dengan uang. Setiap pribadi memiliki keunikan tersendiri dan cerita hidup yang berbeda. Jadilah inspirasi bagi orang lain dengan pengalamn hidup yang kita miliki.
Universitas kehidupan ada untuk menemukan dan menyampaikan kebenaran tentang hidup. Hidup itu seperti musik, yang harus di komposisi oleh telinga, perasaan dan instink, bukan oleh peraturan yang tidak jelas ujung pangkalnya. Yang terpenting dalam Olimpiade bukanlah kemenangan,tetapi keikutsertaan …Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan
namun bagaimana bertanding dengan baik.
Di UNIVERSITAS KEHIDUPAN kita akan belajar bahwa kebesaran seseorang tidak terlihat ketika ia berdiri dan memberi perintah, tetapi ketika ia berdiri sama tinggi dengan orang lain dan membantu orang lain untuk mengeluarkan yang terbaik dari diri mereka guna mencapai sukses.
Jadilah bagian dari UNIVERSITAS KEHIDUPAN karena akan membuat hidup anda menjadi inspirasi bagi orang lain. ^^
Pidato salah seorang mahasiswa UNIVERSITAS KEHIDUPAN FAKULTAS PERSOALAN JURUSAN PENDERITAAN
“Universitas kehidupan adalah tempat kuliahku
Manajemen kesulitan adalah jurusanku
Penderitaan adalah salah satu mata pelajaran kesukaanku
Tetesan keringat dan air mata adalah teman terbaik di ruang kelasku
Kemiskinan selalu menjadi topik hangat di kampusku
Kemandirian merupakan tugas yang paling utama di berikan padaku
Meringankan beban orang lain juga termasuk dalam tanggung jawabku
Kerja keras,cerdas serta memiliki kasih adalah suatu kewajiban yang harus di jalankan olehku
kampung persoalan hidup menjadi tempat KKN ku
keberanian untuk berbuat adalah sistem pengajaranku
keterbatasan bukan suatu hambatan yang berarti bagiku
begitupun kegagalan bukanlah aral melintang yang menghalangi cita-citaku
Bahagia dunia dan akhirat merupakan judul skripsiku
Doa dan perjuangan adalah dosen pembimbingku
Orang-orang sukses menjadi perpustakan lengkap bagiku
tak ketinggalan keluarga dan teman-teman selalu menyemangati untuk segera meraih gelar kesarjanaanku
Aku bersujud syukur padamu Ya Tuhan….
karena Engkau telah mengizinkan aku memasuki universitas terbaikmu dan sebuah harapan semoga aku bisa lulus dari universitas terbaik-Mu ini.”
Salam Motivasi dari Universitas Kehidupan
Monyet Terkuat
Di sebuah hutan, terdapat seekor monyet yang
kuat dan ahli dalam memanjat. Suatu saat sang monyet memanjat pohon yang paling
tinggi di hutan tersebut. Monyet itu akan mempelihatkan kekuatannya kepada
banyak monyet yang sedang menatap dirinya.
Dengan cepat dan tangkas monyet itu memanjat pohon itu. Dari dahan ke dahan
lainnya, monyet itu memanjat dan melompat dengan gerakan indah, hingga tidak
membutuhkan waktu lama sang monyet untuk mencapai puncak pohon.
Dengan bangga sang monyet menepuk-nepuk dadanya, menunjukan bahwa dirinya
adalah yang terhebat. Monyet-monyet lainnya pun berteriak-berteriak menunjukan
bahwa mereka takjub dengan kemampunnya.
Pada saat itu juga, tiba-tiba cuaca yang tadinya cerah berubah menjadi galap
dan mendung. Gemuruh langit terdengar, rintik-rintik hujan turun tak lama,
langsung disusul lebatnya hujan badai. Para monyet belarian menuju
sarang-sarang mereka untuk berteduh, kecuali satu monyet yang memanjat pohon,
dia berpegang dengan erat batang pohon yang ia panjat. Menahan hujan badai yang
terus saja menghantamnya, yang seolah-olah berusaha menjatuhkannya.
“Aku harus kuat, karna aku adalah monyet terkuat di hutan ini!” pikirnya sambil
menahan kuatnya hembusan angin dan dinginnya hujan. Banyak pohon berjatuhan
karena badai mematahkan batang-batangnya. Sang monyet beruntung karena berada
di pohon yang tinggi dan kuat. Tak jarang sang monyet hampir jatuh karena pohon
itu berayun-ayun dengan kuat, akan tetapi sang monyet sanggup bertahan.
Sejam telah berlalu, akhirnya badai reda. Cahaya matahari yang hangat mulai
menyinari hutan kembali. Hewan-hewan pun sudah keluar dari sarangnya, termasuk
para monyet yang keluar untuk melihat kondisi temannya yang sedang memanjat
itu. Sungguh menajubkan, monyet itu masih bertahan di puncak pohon tertinggi
tersebut. “Ha ha ha, memang aku monyet terkuat di hutan ini. Hujan badai saja
tak sanggup menjatuhkanku. Ha ha ha…” Pekiknya dengan bangga sambil
menepuk-nepuk dadanya.
Tak lama kemudian, angin sepoy-sepoy berhembus dengan hembusan lembut. Hembusan
tersebut menyentuh seluruh badan sang monyet dengan halus dengan sinar matahari
yang hangat. Sang monyet merasa nyaman dengan angin sepoy-sepoy hangat itu.
Terasa bagaikan angin dari surga, setelah satu jam lamanya menahan hantaman
hujan badai.
Tak terasa, mata sang monyet mulai menyipit sedikit demi sedikit. Genggaman
kuatnya tak tersasa mulai mengendur. Ototnya yang menegang, perlahan-lahan
mulai melemah. Dan bisa ditebak, sang monyet itu langsung tertidur.
Tak lama kemudian sang monyet itu bangun, dengan badan penuh luka. Dia baru
sadar bahwa dia terjatuh ketika ia tertidur diatas pohon. Dan yang paling
menyakitkan adalah ternyata dia telah dijatuhkan dengan mudah oleh angin-angin
sepoy-sepoy itu.
~~~
Sahabatku, mungkin banyak dari diri kita ini merasa kuat dengan berbagai ujian
dari Tuhan berupa kesempitan, kelaparan, kesusahan, seperti badai hujan yang
selalu menimpa diri kita.
Akan tetapi banyak dari diri kita ini lemah dan tidak kuat terhadap ujian dari
Tuhan berupa kesenangan, harta, jabatan, seperti hembusan angin sepoy-sepoy
hangat yang melenakan, sehingga membuat kita tertidur. Dan tanpa sadar kita
ternyata sudah terjatuh.
Sahabatku, semua keadaan di muka bumi ini pada hakekatnya adalah sebuah ujian.
Apakah kita kuat dan sabar ketika diberi musibah? Dan apakah kita terlena dan
kufur ketika kita diberi nikmat?
Semoga kita bisa menjani ujian dari-Nya dengan sabar.
Salam Motivasi !
lemparan batu kecil
Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat
pada tembok yang sangat tinggi. pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan
penting kepada kawan kerjanya yang berada di bawah.
Pekerja tersebut berteriak - teriak, tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena
suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya
sia-sia saja.
Oleh karena itu, untuk menarik perhatian temannya yang berada jauh
dibawahnya, ia mencoba melemparkan koin uang logam didepan temannya. Temannya
berhenti bekerja, mengambil uang logam tersebut lalu bekerja kembali. Pekerja
itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang kedua pun memperoleh hasil yang sama.
Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya kearah
teman yang ada di bawah. Batu itu pun jatuh tepat mengenai kepala temannya, dan
karena merasa sakit, temannya yang dibawah menengadahkan kepala keatas.
Sekarang pekerja tersebut dapat memberikan pesan catatan kepada kawannya di
bawah."
===========
Tuhan kadang-kadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk membuat kita
menengadah kepada-Nya. seringkali Tuhan melimpahkan rahmat, tetapi itu tidak
cukup untuk membuat kita menengadah kepada-Nya.
Sahabatku,,,"batu kecil" yang dilemparkan tadi bisa jadi merupakan
peringatan kepada kita agar kita tidak selalu "sibuk" dengan
urusan-urusan dunia...hmmm....terkadang kitapun selalu "lupa"
bersyukur kepada Nya,,,"koin-koin" yang awalnya dilemparkan tersebut
merefleksikan rahmat, rejeki, kesempatan, kelegaan, kesehatan, kemudahan,
tetapi itu terkadang tidak membuat kita "menengadah" kepada
Nya...akhirnya Tuhan melemparkan sebuah batu kecil kepada kita,,,
semoga dengan ini menjadikan kita Hamba-Hamba yang pandai mensyukuri
Nikmat-Nikmat-Nya,,,dan walau kita ditimpa "batu kecil" kita tetap
sabar,berdoa dan berharap Tuhan berbuat demikian karena Dia merencanakan
kebaikan buat kita kelak,,,dan menjadikan kita manusia yang bertaqwa. Amin.
Semoga Bermanfaat,
Salam Motivasi !
Kentang
Suatu ketika, ada seorang guru yang meminta murid-muridnya untuk membawa satu
kantung plastik bening ke sekolah. Lalu, ia meminta setiap anak untuk
memasukkan beberapa kentang di dalamnya.
Setiap anak, diminta untuk memasukkan sebuah kentang, untuk setiap orang yang
tak mau mereka maafkan. Mereka diminta untuk menuliskan nama orang itu, dan
mencantumkan tanggal di dalamnya. Ada beberapa anak yang memiliki kantung
yang ringan, walau banyak juga yang memiliki plastik kelebihan beban.
Mereka diminta untuk membawa kantung bening itu siang dan malam. Kemana saja,
harus mereka bawa, selama satu minggu penuh. Kantung itu, harus ada di sisi
mereka kala tidur, di letakkan di meja saat belajar, dan ditenteng saat
berjalan.
Lama-kelamaan kondisi kentang itu makin tak menentu. Banyak dari kentang itu
yang membusuk dan mengeluarkan bau yang tak sedap. Hampir semua anak mengeluh
dengan pekerjaan ini. Akhirnya, waktu satu minggu itu selesai. Dan semua anak,
agaknya banyak yang memilih untuk membuangnya daripada menyimpannya terus
menerus.
Sahabatku, pekerjaan ini, setidaknya, memberikan hikmah spiritual yang besar
sekali buat kita. Suka-duka saat membawa-bawa kantung yang berat, akan
menjelaskan pada mereka, bahwa, membawa beban itu, sesungguhnya sangat tidak
menyenangkan. Memaafkan, sebenarnya, adalah pekerjaan yang lebih mudah,
daripada membawa semua beban itu kemana saja kita melangkah.
Ini adalah sebuah perumpamaan yang baik tentang harga yang harus kita bayar
untuk sebuah kepahitan yang kita simpan, dan dendam yang kita genggam terus
menerus. Getir, berat, dan meruapkan aroma yang tak sedap, bisa jadi, itulah
nilai yang akan kita dapatkan saat memendam amarah dan kebencian.
Sering kita berpikir, memaafkan adalah hadiah bagi orang yang kita beri maaf.
Namun, kita harus kembali belajar, bahwa, pemberian itu, adalah juga hadiah
buat diri kita sendiri. Hadiah, untuk sebuah kebebasan. Kebebasan dari rasa
tertekan, rasa dendam, dan rasa amarah
Salam Motivasi !
Batu, Kerikil, dan Pasir
Seorang profesor filsafat ketika sedang memberikan kuliah
mengeluarkan sebuah botol mayones yang sudah kosong. Kemudian ia mengeluarkan
beberapa batu yang kemudian diisikannya ke botol itu. Ketika sudah dua batu
diisikan, sudah tak ada tempat lagi bagi batu ketiga. Ia bertanya pada
mahasiswanya apakah botol itu sudah penuh? Mahasiwanya mengiyakan.
Kemudian ia mengambil kerikil kecil. Dimasukkannya kerikil itu ke botol dan
botol itu dikocok-kocoknya. Kerikil-kerikil itu akhirnya masuk bergulir
memenuhi ruang di antara batu-batu itu. Sekali lagi ia bertanya apakah botol
itu penuh? Mahasiswanya menjawab ya. Lalu profesor itu mengambil pasir dan
menuangkannya ke botol. Setelah botol itu diguncang-guncangkan beberapa kali,
pasir itu masuk mengisi ruang yang masih tersisa memenuhi botol.
~ ~
Sahabatku, botol ini mengibaratkan hidup Anda. Batu-batu ini adalah hal-hal
yang paling penting dalam hidup anda yaitu , keluarga, kesehatan, anak-anak
Anda. Kerikil-kerikil ini adalah hal-hal lain yang juga penting dalam hidup
Anda, misalnya pekerjaan, pengetahuan, ketrampilan Anda. Pasir adalah hal-hal
lain seperti hobby dan kesenangan Anda. Bila Anda memasukkan kerikil dan pasir
terlebih dahulu maka tak ada ruang lagi buat batu.
Begitu juga dengan hidup Anda. Bila Anda mencurahkan seluruh energi dan waktu
Anda untuk hal-hal yang kecil, materi, kedudukan, kesenangan, maka Anda tak
mempunyai ruang lagi untuk hal yang benar-benar penting dalam hidup Anda.
Berikan prioritas pada hal yang terpenting. Beri perhatian pada keluarga. Dan
jangan lupa berikan pula waktu bagi Dia, Sang Pencipta kita, karna pertemuan
dan ridho-Nyalah, tujuan utama kita.
Jangan khawatir Anda akan tetap punya waktu untuk pekerjaan dan kesenangan
Anda, karena hal-hal itu hanyalah kerikil dan pasir saja.
Salam Motivasi !
Api dan Asap
Suatu ketika, ada sebuah kapal yang tenggelam diterjang
badai. Semuanya porak poranda. Tak ada awak yang tersisa, kecuali satu orang
yang berhasil mendapatkan pelampung. Namun, nasib baik belum berpihak pada pria
ini. Dia terdampar pada sebuah pulau kecil tak berpenghuni, sendiri, dan tak
punya bekal makanan.
Dia terus berdoa pada Tuhan untuk menyelamatkan jiwanya. Setiap saat,
dipandangnya ke penjuru cakrawala, mengharap ada kapal yang datang merapat.
Sayang, pulau ini terlalu terpencil. Hampir tak ada kapal yang mau melewatinya.
Lama kemudian, pria ini pun lelah untuk berharap. Lalu, untuk menghangatkan
badan, ia membuat perapian, sambil mencari kayu dan pelepah nyiur untuk
tempatnya beristirahat. Dibuatnya ruman-rumahan, sekedar tempat untuk melepas
lelah. Disusunnya semua nyiur dengan cermat, agar bangunan itu kokoh dan dapat
bertahan lama.
Keesokan harinya, pria malang ini mencari makanan. Dicarinya buah-buahan untuk
penganjal perutnya yang lapar. Semua pelosok dijelajahi, hingga kemudian, ia
kembali ke gubuknya. Namun, ia terkejut. Semuanya telah hangus terbakar, rata
dengan tanah, hampir tak bersisa. Gubuk itu terbakar, karena perapian yang lupa
dipadamkannya. Asap membubung tinggi, dan hilanglah semua kerja kerasnya
semalam. Pria ini berteriak marah, "Ya Tuhan, mengapa Kau lakukan ini
padaku. Mengapa?... Mengapa?". Teriaknya melengking menyesali nasib.
Tiba-tiba...terdengar peluit yang ditiup. Tuittt.....tuuitttt. Ternyata ada
sebuah kapal yang datang. Kapal itu mendekati pantai, dan turunlah beberapa orang
menghampiri pria yang sedang menangisi gubuknya ini. Pria ini kembali terkejut,
ia lalu bertanya, "Bagaimana kalian bisa tahu kalau aku ada disini? Mereka
menjawab, "Kami melihat simbol asapmu!!"
~ ~
Sahabatku, sangat mudah memang bagi kita, untuk marah saat musibah itu tiba.
Nestapa yang kita terima, tampak akan begitu berat, saat terjadi dan
berulang-ulang. Kita memang bisa memilih untuk marah, mengumpat, dan terus
mengeluh. Namun, teman, agaknya kita tak boleh kehilangan hati kita. Sebab,
Tuhan selalu ada pada hati kita, walau dalam keadaan yang pali berat sekalipun.
Sahabatku, ingatlah, saat ada "asap dan api" yang membubung dan
terbakar dalam hatimu, jangan kecil hati. Jangan sesali semua itu. Jangan
hilangkan perasaan sabar dalam kalbumu. Sebab, bisa jadi, itu semua adalah
sebagai tanda dan simbol bagi orang lain untuk datang padamu, dan mau
menolongmu. Sebab, untuk semua hal buruk yang kita pikirkan, akan selalu ada
jawaban yang menyejukkan dari-Nya. Tuhan Maha Tahu yang terbaik buat kita. Jangan
hilangkan harapan itu.
Salam Motivasi !
Anak Kerang
Pada suatu hari .... Seekor anak kerang di
dasar laut mengadu dan mengaduh pada ibunya sebab sebutir pasir tajam memasuki
tubuhnya yang merah dan lembek.
Anakku, kata sang Ibu sambil bercucuran air mata, Tuhan tidak memberikan kita
bangsa kerang sebuah tangan pun sehingga Ibu tak bisa menolongmu. Sakit sekali,
aku tahu. Tetapi terimalah itu sebagai takdir alam. Kuatkan hatimu. Jangan
terlalu lincah lagi. Kerahkan semangatmu melawan rasa pedih dan sakit yang
menggigit. Balutlah pasir itu dengan getah perutmu. Hanya itu yang bisa kau
perbuat, kata Ibunya dengan sendu namun lembut.
Maka si anak kerang pun melakukan nasihat ibundanya.Ada hasilnya, tetapi rasa
sakit bukan alang kepalang. Kadang di tengah kesakitannya, ia meragukan nasihat
ibunya. Dengan air mata ia bertahan bertahun-tahun. Tetapi tanpa disadarinya
sebutir mutiaran mulai terbentuk dalam dagingnya. Makin lama makin halus. Rasa sakit pun
makin berkurang. Makin lama mutiaranya makin besar. Rasa sakit menjadi terasa
wajar. Akhirnya sesudah sekian tahun, sebutir mutiara besar, utuh mengkilap,
dan berharga mahal pun terbentuk dengan sempurna. Dirinya kini, sebagai hasil
derita bertahun-tahun, lebih berharga daripada seribu ekor kerang lain yang
cuma disantap orang sebagai kerang rebus di pinggir jalan.
~~~
Sahabat, Kekecewaan dan penderitaan akan selalu ada dalam hidup kita.
Seakan-akan Tuhan selalu mengambil kebahagiaan yang ada pada kita.
Tidak...tidak seperti itu. Kita hanya harus bersabar terhadap segala sesuatu
yang menimpa kita dan menanti ketetapan Tuhan. Dan semuanya akan berakhir
dengan indah.Karena segala sesuatu yang baik akan selalu mengarah pada
kebaikan.Kekecewaan dan penderitaan telah membuat seekor kerang biasa menjadi
kerang luar biasa.Kekecewaan dan penderitaan pun akan dapat mengubah orang
biasa menjadi orang luar biasa.
Terimakasih telah membaca cerita ini.. semoga bermanfaat...
Langganan:
Postingan (Atom)




.jpg)

.jpg)