Kamis, 12 September 2013

VISI & MISI (bukan MIMPI)

Ketika kita sedang menunggu waktu berjalan sangat lambat tetapi ketika kita sedang dalam kesibukan waktu terasa berjalan begitu cepat.
Saudara hidup bukan hanya makan, tidur, bekerja dst. tapi hidup harus punya VISI dan MISI. Lihatlah orang-orang yg mapan atau sukses diluar sana, mereka pandai mengelola hidupnya dan pandai memanfaatkan waktunya sehingga setiap ada kesempatan datang tidak ada yg sia-sia atau lewat begitu saja. Mereka adalah orang-orang yg ulet (pantang menyerah) dan punya keberanian. Coba camkan ini,
Hidup adalah kesempatan dan kesempatan untuk hidup cuma sekali dan singkat, jadi manfaatkanlah waktu Anda karena HIDUP ANDA SANGAT BERHARGA ! ~KM~

Ibnu Umar ra. berkata, “Aku datang menemui Nabi SAW. bersama sepuluh orang, lalu salah seorang dari kaum Anshar bertanya, ‘Siapakah orang yang paling cerdas dan paling mulia, wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab, “ Orang yang paling banyak mengingat kematian dan paling siap menghadapinya. Mereka itulah orang-orang cerdas. Mereka pergi dengan membawa kemuliaan dunia dan kemuliaan akhirat ”.
(HR. Ibnu Majah).

Rabu, 11 September 2013

:: Bahaya Tidur Selepas Subuh...^^

Kita telah ketahui bersama bahawa waktu pagi adalah waktu yang penuh barakah dan di antara waktu yang kita diperintahkan untuk memanfaatkannya. Akan tetapi, pada kenyataannya kita banyak melihat orang-orang melalaikan waktu yang mulia ini. Waktu yang seharusnya dipergunakan untuk bekerja, melakukan ketaatan dan beribadah, ternyata dipergunakaan untuk tidur dan bermalas-malasan.

Saudaraku, ingatlah bahawa orang-orang soleh terdahulu sangat membenci tidur pagi. Kita dapat melihat ini dari penuturan Ibnul Qayyim ketika menjelaskan masalah banyak tidur bahawa banyak tidur dapat mematikan hati dan membuat badan merasa malas serta membuang-buang waktu. Beliau rahimahullah mengatakan,

“Banyak tidur dapat mengakibatkan lalai dan malas-malasan. Banyak tidur ada yang termasuk dilarang dan ada pula yang dapat menimbulkan bahaya bagi badan."

Waktu tidur yang paling bermanfaat yaitu :

1. Tidur ketika perlu tidur.
2. Tidur di awal malam – ini lebih manfaat daripada tidur lewat malam.
3. Tidur di pertengahan siang –ini lebih bermanfaat daripada tidur di waktu pagi dan petang. Apatah lagi pada waktu pagi dan petang sangat kurang manfaatnya bahkan lebih banyak bahaya yang ditimbulkan, lebih-lebih lagi tidur di waktu Asar dan awal pagi kecuali jika memang tidak tidur semalaman.

Menurut para salaf, tidur yang terlarang adalah tidur ketika selesai solat subuh hingga matahari terbit. Kerena pada waktu tersebut adalah waktu untuk menuai ghonimah (pahala yang berlimpah). Mengisi waktu tersebut adalah keutamaan yang sangat besar, menurut orang-orang soleh. Sehingga apabila mereka melakukan perjalanan semalam suntuk, mereka tidak mahu tidur di waktu tersebut hingga terbit matahari. Mereka melakukan demikian kerana waktu pagi adalah waktu terbukanya pintu rezeki dan datangnya barokah (banyak kebaikan).” (Madarijus Salikin, 1/459, Maktabah Syamilah)

BAHAYA TIDUR PAGI

[Pertama]
Tidak sesuai dengan petunjuk Al Qur'an dan As Sunnah.

[Kedua]
Bukan termasuk akhlak dan kebiasaan para salafush soleh (generasi terbaik umat ini), bahkan merupakan perbuatan yang dibenci.

[Ketiga]
Tidak mendapatkan barokah di dalam waktu dan amalannya.

[Keempat]
Menyebabkan malas dan tidak bersemangat di sisa harinya.

Maksud dari hal ini dapat dilihat dari perkataan Ibnul Qayyim. Beliau rahimahullah berkata,
"Pagi hari bagi seseorang itu seperti waktu muda dan akhir harinya seperti waktu tuanya."
(Miftah Daris Sa'adah, 2/216).
Amalan seseorang di waktu muda berpengaruh terhadap amalannya di waktu tua. Jadi jika seseorang di awal pagi sudah malas-malasan dengan sering tidur, maka di petang harinya dia juga akan malas-malasan pula.

[Kelima]
Menghambat datangnya rezeki.

Ibnul Qayyim berkata,
"Empat hal yang menghambat datangnya rezeki adalah:-
[1] tidur di waktu pagi,
[2] sedikit solat,
[3] malas-malasan dan
[4] berkhianat."
(Zaadul Ma’ad, 4/378)

[Keenam]
Menyebabkan berbagai penyakit badan, di antaranya adalah melemahkan syahwat.
Zaadul Ma’ad, 4/222)


"Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat..."
Sebaik-baik manusia itu adalah mereka yang memberi manafa'at kepada manusia lain.

***Sumber Dari : uniqueummah.blog

4 jam yang lalu ".". NASEHAT SINGKAT, SESINGKAT UMUR KITA ."."

Θ " Hiduplah engkau seberapa pun lamanya,
Namun engkau pasti mati...!!

Θ " Cintailah siapa pun yang engkau suka,
Namun engkau pasti akan terpisah...!!

Θ " Berbuatlah semau mu,
Namun engkau akan menerima balasannya...!!

Θ " Barang siapa Redha dengan rezeki Allah SWT yang telah diberikan-Nya..
Maka ia akan tenang didunia dan akhirat...!!

Θ " Barang siapa dapat menundukan nafsu syahwatnya,
Maka ia menjadi orang yang mulia didunia dan akhirat...!!

Θ " Barang siapa merasa cukup,
Sehingga tidak mengharap pemberian orang lain,
Maka dia akan selamat didunia dan di akhirat...!!

Θ " Barang siapa dapat memelihara lisannya,
Maka dia akan selamat di dunia dan di akhirat...!!

(Imam Nawawi Al-Bantani)

" Sesungguhnya berita yang akan disampaikan oleh bumi ialah bumi menjadi saksi terhadap semua perbuatan manusia, sama ada lelaki atau pun perempuan terhadap apa yang mereka lakukan di atasnya."..

" Bumi akan berkata :
"Dia telah melakukan itu dan pada hari itu dan ini. Itulah berita yang akan diberitahu oleh bumi...!!
(HR. Tirmidzi)..

SubhanAllah..

Minggu, 08 September 2013

RAHASIA SUJUD DALAM SHOLAT..

Sujud bukan sahaja mendekatkan kita dengan Allah Subhaanahu Wa Ta`ala, akan Tetapi, Jika dari sudut perubatan pun ada hikmahnya. Di antanya:

1. Membetulkan buah pinggang yang terkeluar sedikit dari tempat asalnya.

2. Membetulkan pundi peranakan yang jatuh.

3. Melegakan sakit hernia.

4. Mengurangkan sakit senggugut ketika haid.

5. Melegakan bahagian paru-paru dari ketegangan.

6. Mengurangkan kesakitan pada apendiks atau limpa.

7. Meringankan bahagian pelvis.

8. Menggerakkan otot bahu, dada, leher, perut, punggung ketika akan sujud.

9. Gerakan otot-otot ini menjadikannya lebih kuat dan elastik, secara automatik memastikan kelancaran darah.

10. Bagi wanita gerakan otot ini menjadikan buah dadanya lebih baik dan mudah berfungsi untuk menyusukan bayi.

11. Gerakan bahagian otot memudahkan wanita bersalin, organ peranakan mudah kembali ke tempat asal .

12. Mengurangkan kegemukan.

13. Otak manusia (organ terpenting) menerima banyak bekalan darah dan oksigen.

14. Kedudukan sujud paling baik untuk berehat dan mengimbang lingkungan bahagian belakang tubuh.

15. Memberi dorongan untuk mudah tidur.

Semoga Allah menerima sujud-sujud kita...

Aamiin Allahumma Aamiin

Jumat, 06 September 2013

JAHANAM VS MATAHARI

Suhu inti Matahari berkisar dari 15.000.000 derajat Celsius pada inti dalam, sedangkan pada inti luar suhu mencapai 7.000.000 derajat Celsius. Dan suhu pada permukaan matahari hanya' 6.000 derajat Celsius. Ini juga ngga kebayang gimana panasnya, kita aja di Bumi dengan suhu 35-40 derajat Celcius aja sudah kepanasan,

Api kalian yang dinyalakan di dunia adalah sebagian dari tujuh puluh bagian bila dibandingkan dengan panasnya api Jahannam . Para sahabat bertanya: 'Demi Allah, yang ini saja yang di dunia kiranya sudah mencukupi
(untuk menghancukan manusia) ya Rasulullah?'
Sahut beliau: 'Sesungguhnya panasnya itu masih lebih sembilan puluh sembilan bagian lagi (dari
api dunia ini) yang masing-masing panasnya setiap bagian sedemikian itu (HR. Bukhari-Muslim dari Abu Hurairah ra)

Ingatlah hari yang Kami akan bertanya kepada Jahannam: 'Sudahkah engkau penuh?' dan ia (Jahannam) akan menjawab: 'Apakah ada tambahan?' (QS, Qaf, 50:30)

Silakan Katakan 'Subhannallah'

Rabu, 04 September 2013

Adakah sosok penghafal Al Qur’an yang sibuk?

Firman Allah SWT dalam surat Al-Qamar, surat ke-54 ayat 17, 22, 32 dan 40.

“Sungguh telah kami mudahkan Al-Qur’an itu untuk diingat, maka apakah ada orang yang mengambil pelajaran?”.
a
Di sini secara jelas Allah SWT menjamin bahwa belajar dan menghafal Al-Qur’an adalah pekerjaan yang sangat mudah. Ayat ini berulangan sampai empat kali, ini adalah sebagai penegasan dari Allah SWT bahwa Al-Qur’an mudah dipelajari, difahami, dihafal bahkan Al-Qur’an mudah diamalkan.

Memang selama ini banyak saudara-saudara kita yang berhasil mengahafal Al-Qur’an sampai 30 juz, kebanyakan dari mereka melakukan aktifitas menghafalnya di pesantren Tahfizh Al-Qur’an, umur masih muda, tidak disibuki dengan urusan keluarga. Singkat kata, mereka berkonsentrasi penuh di sebuah tempat khusus menghafal Al-Qur’an.

Memang sekarang ini anggapan kita bahwa menghafal Al-Qur’an hanya bisa di lakukan di pesantren Tahfizh Al-Qur’an dan lembaga sejenisnya, yah ini tidak bisa dipungkiri. Tapi Alhamdulillah kemudahan menghafal Al-Qur’an ternya Allah SWT berikan kepada banyak saudara-saudara kita yang selama ini barangkali tidak banyak kita ketahui. Alhamdulillah walupun memiliki kesibukan yang tidak sedikit namun banyak saudara-saudara kita mampu untuk menghafal Al-Qur’an bahkan diantara mereka telah selesai 30 juz.

Super sibuk bisa menghafal Al-Quran

Saya ingin bercerita sedikit tentang sebagian orang yang selama ini saya ketahui disibuki oleh keluarga, pekerjaan dan aktifitas lainnya bahkan umur juga sudah tidak lagi muda, namun mereka bisa melakukan apa yang dilakukan oleh para pengahafal Al-Quran di pesantren. Insya Allah, kisah orang-orang mulia berikut ini akan dapat memberikan inspirasi dan semangat baru bagi kita yang selama ini menghadapi kesulitan dalam melestarikan kitabullah, terutama dalam bentuk hafalan :

Pertama :

Sebut saja Fatimah (bukan nama sebenarnya), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di wilayah Condet Bale Kambang Jakarta Timur ini, yang sejak lama sadar akan mulianya menghafal Al-Qur’an ini, mulai menjalankan aktifitas belajar tahsin tilawah (memperbaiki bacaan Al-Qur’an) di sebuah lembaga Al-Quran (pulang pergi, tidak mondok dan kegiatan belajar dan mengajarnya tidak setiap hari). Saat ini umur sang ibu tidak lebih dari 56 tahun. sejak 5 tahunan lalu beliau mulai mempelajari tahsin tilawah dengan bimbingan seorang guru tahfizh Al-Qur’an, setelah mendapatkan lampu hijau dari sang pembimbing, mulailah dia menghafal Al-Qur’an. Sebagai seorang ibu rumah tangga tentunya ibu Fatimah ini banyak disibuki oleh pekerjaan rumah secara rutin setiap hari. Namun atas izin Allah SWT,setelah lima tahun beliau berjuang untuk menghafalkan Al-Qur’an, akhirnya berhasil menghatamkan hafalan Al-Qur’an seluruhnya, 30 juz.. Tentu ini semua tidak mudah dilakukan oleh orang-orang yang tidak memiliki tekad yang kuat dalam mencapai cita-citanya untuk menghafal Al-Quran. Apalagi dengan memiliki 1001 alasan yang telah dikantonginya untuk tidak bisa menyisihkan dan mengkhususkan waktu untuk belajar dan mengafal Al-Qur’an.

Kedua :

Bu Maryam Ramayani, ibu rumah tangga asal Sumatra Barat kini telah tiga tahun lalu telah menyelesaikan hafalan Al-Quran 30 juz.. Beliau mulai menghafal Al-Quran pada umur 33 tahun. Alhamdulillah, dengan bimbingan seorang Ustadz yang hafal Al-Quran 30 juz, ibu dari dua orang anak ini mampu mengikuti jejak para penghafal Al-Quran. Di samping sebagai seorang ibu rumah tangga yang harus mengurusi suami dan kedua anaknya, senin sampai jumat beliau juga terlibat aktif dalam perkuliahan di sebuah Sekolah Tinggi Islam di bilangan Mampang Prapatan Jakarta Selatan. Selain aktif dalam kegiatan dakwah, sang ibu saat menghafal Al-Quran juga aktif mengajarkan Al-Quran kepada anak-anak di Komplek DPR RI Kali Bata Jakarta Selatan. Karena dengan mengajarkan Al-Quran sambil menghafal akan terasa lebih mudah dan banyak keberkahan, sehingga atas pertolongan Allah SWT dalam waktu yang cukup singkat sekitar 3,5 tahun untuk ukuran orang sibuk, alhamdulillah Ibu Maryam mampu menyelesaikan hafalan Al-Quran 30 juz.. Salah satu upaya yang telah dijalankan dalam menghafal Al-Quran di sela-sela kesibukannya, beliau menghafalkan dengan bantuan Mushaf Al-Quran terjemahan; karena dengan bantuan terjemahan ini akan memberikan pemahaman akan ayat atau surat yang akan dihafal dan juga lebih mudah untuk selalu diingat.

Ketiga :

Pak DDD 43 tahun, Kebetulan dia tetangga saya di jatimakmur Pondok Gede Bekasi. Sejak tahun 90an beliau mulai menghafal Al-Qur’an surat-surat pendek kemudian dilanjutkan dengan surat-surat yang agak panjang. Bapak dari 9 anak bekerja sabagai peneliti di LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) kini telah menghafal Al-Qur’an tidak kurang dari 9 juz. Beliau memiliki konsistensi yang baik, komitmen dengan waktu dalam menghafal Al-Qur’an walaupun dengan kesibukannya yang tidak sedikit. Sebagai seorang aktifis dakwah beliau tidak lupa membekali dirinya dengan bekal ilmu agama, diantara dengan menghafal Al-Qur’an. Tidak lepas dari diri beliau sebuah mushaf mini yang selalu ada di saku bajunya, sehingga bila ada waktu luang maka tidak dilewatkan begitu saja melainkan diisinya dengan kegiatan menghafal Al-Qur’an.

Bila dalam perjalanan, seringkali beliau menggunakan walkman untuk selalu mendegarkan murottal Al-Qur’an. Karena dengan banyak mendengarkan murottal Al-Quran, pasti proses menghafal akan terasa lebih mudah. Memang untuk menghafalkan Al-Qur’an ini beliau agak ‘memaksakan’ dirinya, karena kalau tidak mana bisa orang sesibuk beliau yang sedang menyelesaikan program S3nya di Institut Pertanian Bogor (IPB) memiliki hafalan yang tidak sedikit ini mampu sekian banyak juz dalam Al-Quran. Terlebih beliau harus selalu mendidik anak-anaknya yang yang jumlahnya hampir selusin. Anak pertama beliau yang kini telah bergelar sarjana S1 di IPB sejak lama telah menyelesaikan hafalan Al-Quran 30 juz. Anak ke-2, 3, 4 dan ke-5 sudah hafal mulai dari 3 juz sampai 20 juz lebih. Jadi sepertinya bapak yang rambutnya sudah mulai memutih ini ingin sekali anak-anaknya menjadi para penghafal Al-Quran, sehingga tercipta sebuah rumah yang berpenghuni para penghafal Al-Quran, oh alangkah indahnya.

Tidak bisa menghafal tapi mampu membantu menghafal

Alhamdulillah, sejak tiga tahun silam saya dan kawan-kawan mendapatkan amanah mulia sekaligus beban begitu besar dalam pengelolaan lembaga yang mengurusi anak-anak untuk menghafal Al-Quran 30 juz. Saat ini, ada sekitar 70-an santri aktif dalam kegiatan menghafal Al-Quran di lembaga ini.

Santri kami yang saat itu tersebar di beberapa wilayah di Jakarta Utara dan Bekasi. Kami menggunakan istilah “Cluster” untuk setiap wilayah Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) santri. Alhamdulillah, sampai saat ini 8 orang ustadz yang terlibat dalam KBM semuanya hafal Al-Quran 30 juz. KBM di Lembaga ini hanya tiga hari dalam satu pekan atau 10 jam. Santri tetap tinggal bersama keluarga di rumah dan tidak mondok.

Alhamdulillah, ada salah seorang santri kami yang baru bergabung 1 tahun sudah mampu menghafal 10 juz. Santri lainnya telah hafal antara 3 sampai 8 juz.

Pendidikan di Lembaga ini gratis 100% dan berbeasiswa Rp 100 ribu setiap bulan bagi mereka yang mencapai target 1/2 juz per bulan. Dari mana sumber dananya? Di sini Allah SWT menggerakan tangan manusia-manusia mulia untuk menyisihkan sebagian rezeki mereka untuk sebuah cita-cita mulia ini.

Sejak Februari 2008 lalu saya dan kawan-kawan para penghafal Al-Quran mendirikan sebuah Lembaga untuk mendukung pembinaan para guru Al-Quran. Salah satu programnya mengajarkan baca-tulis Al-Quran, menghafal, bahkan sampai pada tingkat mampu mengajarkankan tafsir Al-Quran. Insya Allah, ke depannya mampu pula untuk mengamalkannya.

Alhadulillah, kini sekitar 30 ustadz dan ustadzah penghafal Al-Quran telah bergabung bersama lembaga kami, Yayasan MUNTADA AHLIL QURAN (THE QURANIC QOMMUNITY FORUM). Sebanyak 15 di antara mereka hafal 30 juz dan 5 orang telah memiliki sanadsampai ke Rasulullah SAW.

Banyak kawan saya yang ingin sekali menghafal Al-Quran, namun karena kesibukan dan sebagainya, di antara mereka ada yang mengatakan: “Walau saya tidak mampu menghafalkan Al-Quran, tetapi saya bisa membantu ustadz dalam hal pendanaan”.

Alhamdulillah, sampai saat ini berjalan lancar. Kawan yang lain yang juga tidak mampu terlibat dalam menghafalkan Al-Quran, tetapi dengan ikhlasnya mereka dapat membantu kami dalam pengadaan komputer, pembuatan website, dan sebagainya. Website MUNTADA AHLIL QURAN (THE QURANIC QOMMUNITY FORUM), www.muntadaquran.net, sudah bisa diakses.

Kami pun mengajak saudara-saudara, khususnya para pengunjung www.warnaislam.com, dan kaum Muslimin para pencinta Al-Quran pada umumnya, untuk berinvestasi amal shalih melalui YAYASAN MUNTADA AHLIL QURAN (THE QURANIC QOMMUNITY FORUM).

Walaupun kita tidak mampu menghafalkan Al-Quran, tetapi kita mampu menbantu mewujudkan cita-cita mulia ini, semoga Allah SWT memberikan kemudahan kepada kita semua dan menerima semua amal ibadah kita dan menjadikannya sebagai pemberat amal shalih kita di akhirat kelak dan akhirnya kita dimasukkan ke dalam surga-Nya. Aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin. Wallahu a’lam bish-shawab.*

Wallahu a’lam bish-shawab, wassalamu ’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Jumat, 30 Agustus 2013

Hijab Punuk Unta


... Hijab Punuk Unta | Sebarkan agar kaum muslimah tahu ...

Rasulullaah Shalallahi'alaihiwasalam bersabda, “Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat:
[1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan
[2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

“Kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta”, maknanya adalah mereka membuat kepala mereka menjadi nampak besar dengan menggunakan kain kerudung atau selempang dan lainnya yang digulung di atas kepala sehingga
mirip dengan punuk-punuk unta. 
Maksud dari hadits “kepala mereka seperti punuk onta”, adalah wanita yang menguncir atau menggulung rambutnya sehingga tampak sebuah benjolan di
bagian belakang kepala dan tampak dari balik hijabnya .

Ancaman yang sangat keras bagi setiap wanita yang keluar rumah menonjolkan rambut yang tersembunyi di balik hijabnnya dengan ancaman tidak dapat mencium bau wangi surga, padahal bau wangi surga bisa dicium dari jarak yang
sangat jauh. Itu dalam perkara menonjolkan rambut saja keras ancamannya. Jika kita lihat sekarang, cara berjilbab kebanyakan kaum muslimah masih membentuk lengan, pinggang, kaki, leher, dll. Seperti hanya melilitkan kain ditubuhnya, tidak menutupi. Berpakaian tetapi telanjang.

Ketahuilah saudariku, industri fashion yang mengklaim diri mereka sebagai trendsetter pakaian muslimah itu tidak peduli apakah engkau masuk surga atau neraka karena produk mereka. Mereka hanya peduli bagaimana engkau mengeluarkan uang untuk mereka.

Setiap manusia butuh proses. Mari berproses menjadi lebih baik. Bukan berproses justru semakin menjauhi syari'at Allah dan Rasulnya.

“Dan tidakkah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang
siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” [QS. Al-Ahzab: 36 ]

“ Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu ..” [Q.S. Al Hujaraat : 15]

Sebarkan agar kaum muslimah tahu, sehingga bisa mawas diri akan hal ini.
Wallahu’alam bishshawab, ..

... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...
Jika terbesit dalam pikiran sahabat berbagai alasan untuk menyangkal Hujjah ini..itu semua kembali kepada diri masing masing.. Tugas kami hanyalah menyampaikan 

adapun jika rambut ukhty panjang,mungkin solusinya bisa di kepang,atau sedikit dipendekan dan tentunya mengenakan Jilbab yang syaar'i,yg menutup dada sepenuhnya ( yang biasa orang awam sebut Jilbab Gede )